Lompat ke konten

Samsul Arif Penyerang Persebaya di Usia 37 Tahun

Samsul Arif adalah salah satu contoh penyerang yang memasuki usia tua seorang pemain bola. Meski demikian, usia tampaknya bukan halangan bagi pemain bola ini dalam menjaga ketajaman sebagai striker Persebaya. Beliau masih bisa menyumbangkan 6 gol bagi klubnya dari total penampilan 13 kali bertanding.

Baru-baru ini pemain berusia 37 tahun ini berhasil membawa klubnya keluar sebagai juara. Tak tanggung-tanggung gol hattrick saat melawan Persikabo 1973 membuat timnya keluar sebagai juara. Hasil akhir Persebaya 3 vs 2 Persikabo. Meski pun demikian menurut Samsul Arif tak ada persiapan khusus namun hanya latihan intens bersama rekan-rekan 1 timnya.

Menurutnya bila para pemain bisa melakukan latihan dengan serius maka saat pertandingan tidak akan terlalu kesulitan. Hasil dari latihan yang baik adalah penentu penampilannya saat bertanding. Di balik semua hasil baik pertandingan Persebaya, masih perlu dilakukan perbaikan kembali atas penampilannya. Performa dan Strategi baru tampaknya akan membuat penyerang menjadi lebih tajam. Hal ini untuk menghindari pola permainan yang terbaca oleh lawan bertanding nantinya.

Persaingan Samsul Arif dengan Pemain Muda dan Pemain Asing

Samsul masih harus menghadapi persaingan juga antar rekan satu timnya. Masih ada pemain muda juga pemain asing yang memperebutkan kursi utama dalam skuad. Namun hal ini juga tidak mengganggunya karena Samsul percaya dengan usaha yang terus menerus dan semakin baik bisa membantunya.

Dengan usahanya tersebut serta tidak cepat puas maka mantan pemain timnas tersebut berhasil masuk sebagai satuan utama klub Persebaya. Kemudian Samsul juga menjelaskan tentang tanggung jawabnya sebagai panutan bagi para pemain lainnya. Baik di dalam maupun di luar lapangan Ia berusaha tampil sebaik mungkin dan menjadi pelekat bagi timnya.

Menurutnya hal ini adalah yang paling penting saat membina pemain muda. Karena menciptakan kompetisi sehat antar pemain satu klub lebih baik ketimbang kritik yang tidak membangun. Oleh karena itu seorang panutan akan menjadi penting bagi perkembangan pemain lainnya.

Saat ini Persebaya ada di posisi ke 4 klasemen BRI Liga 1 dengan perolehan poin sebesar 39. Sementara posisi pertama masih ada di tangan Bhayangkara FC dengan 43 poin. Kemudian Arema FC di tempat kedua dengan total 41 poin serta Persib Bandung di posisi ketiga dengan total poin 40. Persebaya masih dalam bayang-bayang Bali United di bawahnya dengan selisih 1 poin saja.

%d blogger menyukai ini: